Sore ini Nukman Luthfie bertutur di twitnya soal tenggelamnya aktivitas blogging. Sesuai yang beliau tuturkan, berdasarkan data dari google, sejak 2 tahun lalu blogging memang pamornya mulai turun. Kalah sama Facebook dan Twitter.
Awalnya, blogging hanya sekedar tempat mencurahkan hati dan pikiran, sampai perkembangannya jadi tempat cari duit, sampai media komunikasi perusahaan.
Tapi sebenarnya, apakah blogging benar-benar dikalahkan oleh facebook dan twitter. Kalo gw bilang, ketiga media sosial itu mempunyai areanya masing-masing. Memang ada perpotongan di antaranya. Tapi ibarat bikin mi instan sama mi ayam, sejalan tapi beda proses (*maksa bgt sih*).
Di facebook, kita bisa bikin notes, yang nggak jauh beda sama nge-blog. Tapi kalo di fb nggak bisa meng-custom tampilan, sedangkan untuk kemungkinan postingan kita dikomentarin, di fb pasti lebih besar.
Anggapan gw sama kayak @aryadn : "Twiiter hanya sebagai gateway, direct readers to blog."
@nukman bilang "Blog akan menjadi basis utama (personal) branding karena kemampuannya menuliskan ide secara utuh."
@hanshamid bilang "like this"
Akankah blog akan hilang ditelan masa, seperti friendster, multiply dan jejaring sosial lainnya. Menurut gw nggak akan. Yang ada orangnya yang ilang, sedangkan aktifitas blogging itu sendiri akan menjadi sebuah kegiatan yang tetap menyenangkan* (mohon bantuannya ganti kata menyenangkan dengan kata lain yang lebih pas). seperti @sittakarina bertutur pada twitnya "Blogging is fun! tempat kita berbagi & bertutur ide, sekaligus jadi editor ide itu sendiri."
Menurut gw aktifitas blogging nggak akan ada matinya. Mungkin masalahnya cuma sebagian orang sudah bosen sama tampilan blog, seperti yang ditulis di smashing magazine "The Death of the Blog Post"